TPNPB Tidak Mengetahui Keputusan Pemerintahan Sementara ULMWP Yang Mengangkat Pemimpin TANPA
PAPUA // Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Secara Resmi Tidak Mengetahui Keputusan Pemerintahan Sementara ULMWP Yang Mengangkat Pemimpin TANPA
Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB dibawa pimpinan Kepala Staf Umum TPNPB Mayjend Terianus Satto secara resmi menolak keputusan Pemerintahan Sementara (ULMWP) dibawa kepemimpinan Saudara Benny Wenda, Bucthar Tabuni, Simion Alua Surabut dan kelompoknya yang secara sepihak telah mengangkat petinggi Komando Nasional-Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (Komnas TPNPB) seperti Panglima Tinggi TPNPB Jenderal Goliath Tabuni, Wakil Panglima Letnan Jenderal Melkisedek Awom dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen dalam kelompoknya Benny Wenda.
Mayor Jenderal Terianus Satto juga mengatakan sikap tegas bahwa TPNPB dan ULMWP versi Pemerintahan Sementara tidak pernah membuat kesepakatan dan tidak pernah memutuskan sikap bersama untuk mengangkat Jenderal Goliath Tabuni, Letnan Jenderal Melkisedek Awom,dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen untuk bergabung dalam kabinetnya Benny Wenda. Dan keputusan Pemerintahan Sementara ULMWP versi Benny Wenda adalah bentuk tindakan pelanggaran hukum karena secara sepihak mencaplokan petinggi TPNPB dalam struktur mereka.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat memiliki hirarki kepemimpinan dan mekanisme dalam mengambil keputusan sehingga, pencaplokan nama-nama petinggi KOMNAS TPNPB kedalam ULMWP versi Pemerintahan Sementara yang di pimpinan oleh Benny Wenda adalah upaya menghancurkan TPNPB dan perjuangan bangsa Papua dari dalam dan luar negeri. Oleh sebab itu, Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB melalui Kepala Staf Umum TPNPB Mayjend Terianus Satto mengimbau kepada seluruh pejuang kemerdekaan bangsa Papua seperti pejuang sipil kota, mahasiswa, dan rakyat Papua sebagai pejuang sejati bahwa Kami dengan tegas menolak keputusan sepihak Benny Wenda dan jajarannya yang telah mengumumkan kabinetnya pada 30 April 2026 yang telah memasukan nama-nama Petinggi TPNPB secara ilegal dan melanggar hukum.
TPNPB juga memberikan WARNING terhadap Pemerintahan Sementara ULMWP dibawa kepimpinan Benny Wenda, Bucthar Tabuni, Simion Alua Surabut dan kelompoknya untuk tidak mengulangi perbuatannya yang melanggar hukum dalam KOMNAS TPNPB. TPNPB juga meminta kepada Benny Wenda dan jajarannya untuk segera melakukan klarifikasi terbuka terkait pencaplokan nama-nama petinggi TPNPB dalam Pemerintahan Sementara ULMWP versi Benny Wenda.
Pengendali Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB juga menegaskan kepada Pemerintahan Sementara ULMWP versi Benny Wenda dan kelompok lainnya di Tanah Papua untuk untuk hentikan kudeta militer dan berhenti menghancurkan nama KOMNAS TPNPB baik secara Nasional dan Internasional. Jika hal ini tidak di indahkan maka orang-orang yang menghancurkan perjuangan kami, anda siap menerima konsekuensinya dan hukum rimba siap ditegakkan. Ini sebagai peringatan penting untuk wajib di patuhi oleh kelompok-kelompok orang Papua yang sedang menghancurkan nama baik TPNPB.
Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Senin, 4 Mei 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.
Dan terima kasih atas kerja sama yang baik.
Penanggungjawab Nasional Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.
Jenderal Goliath Tabuni
Panglima Tinggi TPNPB-OPM
Letnan Jenderal Melkisedek Awom
Wakil Panglima TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Terianus Satto
Kepala Staf Umum TPNPB-OPM
Mayor Jenderal Lekagak Telenggen
Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM
Related Articles