Solidaritas Mahasiswa Sorong Unjuk Rasa Peringati Hardiknas 2026.
SORONG // Solidaritas mahasiswa Sorong Raya menggelar aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026.
Aksi tersebut diwarnai dengan long march serta pembakaran ban di jalan utama Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh, Senin 4 April 2026.
Para demonstran mendesak pemerintah untuk lebih memfokuskan anggaran dan kebijakan pada sektor pendidikan dibandingkan program makanan bergizi gratis.
Mereka menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan bangsa.
“Kami meminta pemerintah agar memprioritaskan pendidikan yang layak dan merata. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan, bukan sekadar program jangka pendek,” ujar Fahrizal seklap aksi.
Ratusan massa aksi turun ke jalan dengan membawa spanduk dan poster tuntutan.
Mereka melakukan long march di sepanjang jalan protokol sambil menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.
Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban di tengah jalan sebagai bentuk protes, sehingga menimbulkan kepulan asap hitam yang memperparah kemacetan.
Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan mencari jalur alternatif akibat aksi tersebut.
Para demonstran mendesak pemerintah untuk lebih memprioritaskan sektor pendidikan dibandingkan program makanan bergizi gratis.
Mereka menilai bahwa kualitas pendidikan yang masih rendah serta akses yang belum merata harus menjadi perhatian utama.
“Pendidikan harus menjadi prioritas utama pemerintah. Jangan sampai program lain menggeser kebutuhan dasar masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang layak,” ujar presiden mahasiswa Lukman Fauzi presiden mahasiswa UNAMIN Sorong.
Aparat keamanan tampak berjaga di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi serta mengatur arus lalu lintas.
Meski sempat diwarnai aksi bakar ban dan orasi yang berlangsung cukup panas, demonstrasi tetap berjalan tanpa bentrokan.
Katanya, Hardiknas ini, mahasiswa Sorong Raya berharap pemerintah dapat lebih serius dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi momentum bagi mahasiswa Sorong Raya untuk kembali mengingatkan pentingnya pemerataan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pantauan wartawan di lapangan massa Aksi menuju kantor gubernur Papua Barat Daya guna menyampaikan aspirasi terkait berbagai tuntutan tersebut.berita ini diturunkan massa belum ada tuntutan resmi dari massa aksi kepada pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah provinsi Papua Barat Daya dan kota Sorong.
Related Articles