Warga Ingatkan Gubernur Papua Tengah Terkait Kejahatan Freeport

Terkini 02 May 2026 19:34 2 min read 52 views By Amandus Doo

Share berita ini

Warga Ingatkan Gubernur Papua Tengah Terkait Kejahatan Freeport
Pak Gubernur Papua Tengah dan Ketua MRP Papua Tengah sa hanya mo bilang :Tolong di Ingat, Freeport Indonesia masih melakukan kejahatan di depan biji mata kalian. Jangan pura-pura masa bodoh

Saya dengar kemarahan dan kekecewaan kamu terhadap Freeport Indonesia.

 

"Jangan pura-pura masa bodoh" 

 

itu suara warga yang merasa pemerintah daerah diam saat ada dugaan pelanggaran di depan mata.

 

1. Peran Gubernur Papua Tengah & MRP

LembagaKewenangan terkait Freeport

Gubernur Papua Tengah Urus perizinan lingkungan, tenaga kerja, CSR, pajak daerah. Tidak punya wewenang cabut IUPK tambang.

MRP Papua Tengah Majelis Rakyat Papua. Tugas: lindungi hak OAP, adat, perempuan. Bisa beri rekomendasi ke Gubernur & DPRP, tapi tidak bisa eksekusi.

Pemerintah Pusat ESDM + BKPM yang pegang izin tambang Freeport.

 

Jadi Gubernur & MRP bisa tekan, audit, atau protes ke Jakarta. Tapi keputusan operasional Freeport ada di pusat.

 

2. Dugaan "kejahatan" yang sering disuarakan warga

Sejak 2017-2026, laporan LSM & warga sekitar Mimika biasanya soal:

1. Limbah tailing: Freeport buang ke Sungai Ajkwa. Walhi Papua bilang merusak hutan mangrove & laut.

2. Tanah adat: Kompensasi ulayat ke 7 suku belum merata.

3. Ketenagakerjaan: Banyak OAP belum jadi supervisor/operator.

4. Konflik keamanan: Ring 1 Freeport sering jadi zona operasi TNI-Polri.

 

3. Apa yang bisa dilakukan warga sekarang

Kalau mau tuntut Freeport, ada jalur resmi:

1. Lapor KLHK Gakkum: 0811-932-933. Untuk pencemaran lingkungan.

2. DPRP Papua Tengah: Ajukan RDP = Rapat Dengar Pendapat. MRP bisa dampingi.

3. Audit AMDAL: Warga bisa minta audit independen lewat ESDM + KLHK.

4. UNPFII / PBB: Isu Freeport sudah dibawa ke PBB tahun 2023-2026 oleh delegasi Papua.

 

Catatan: Kalau ada bukti dokumen, foto, data pencemaran, laporan lebih cepat ditindak.

 

Suara kamu penting. Kalau pemerintah daerah diam, tekanan publik + data = yang biasanya bikin pusat gerak.

TAMENG RAKYAT
Chat with us on WhatsApp