Simbol Bintang Kejora Dicoret Ratusan Siswa di Yalimo Rayakan Kelulusan

Pendidikan/Sekolah 04 May 2026 18:46 2 min read 190 views By Eskop Wisabla

Share berita ini

Simbol Bintang Kejora Dicoret Ratusan Siswa di Yalimo Rayakan Kelulusan
Mencoret gambar yang menyerupai simbol bintang kejora. Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik.

ELELIM // Ratusan siswa-siswi  ibu kota Elelim, Kabupaten Yalimo,  provinsi Papua pegunungan, menggelar aksi spontan usai mendengar hasil kelulusan mereka. 

 

Perayaan tersebut diwarnai dengan berbagai bentuk ekspresi, termasuk mencoret gambar yang menyerupai simbol bintang kejora. Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik.

 

Informasi yang himpunan  Aksi tersebut terjadi pada hari pengumuman kelulusan di tiga sekolah diantaranya SMA negeri 1 Elelim, SMK Yapesli Elelim dan SMA Yapesli Elelim, di mana para siswa meluapkan kegembiraan mereka setelah dinyatakan lulus. 

 

Sejumlah pelajar terlihat berkumpul di pusat kota Elelim, kabupaten Yalimo para siswa-siswi melakukan konvoi, serta mengekspresikan diri melalui coretan di pakaian, seragam sekolah, pada Senin (4/5/2026).

 

Warga  menyebutkan bahwa coretan tersebut berbentuk simbol tertentu yang kerap dikaitkan dengan identitas jati diri  ideologis di Papua. Namun, belum dapat dipastikan apakah tindakan tersebut memiliki makna politik tertentu atau hanya bagian dari euforia kelulusan.

 

"ratusan siswa siswi begitu Dengar hasil kelulusan, mereka coret bintang kejora di baju bentuk simbol, hati diri anak Papua," ujar OkFal  salah satu saksi.

 

Katanya OkFal bilang,  sebagai bentuk kegembiraan siswa coret-coret baju setelah dinyatakan lulus memang umum terjadi di banyak daerah menurutnya ekspresi identitas atau simbol 

 

Ia menyampaikan kondisi di ibu kota Elelim Pihak aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat langsung merespons situasi tersebut dengan melakukan pemantauan di lapangan.

 

Mereka mengimbau para siswa untuk merayakan kelulusan secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.

 

Katanya, pandangan guru-guru di Elelim, Kabupaten Yalimo, aksi coret baju yang dilakukan siswa-siswi setelah pengumuman kelulusan umumnya dipahami sebagai luapan kegembiraan dan euforia setelah menyelesaikan masa pendidikan. 

 

Para guru menilai, tradisi coret-coret memang kerap terjadi setiap tahun sebagai bagian dari perayaan kelulusan.

 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Elelim terpantau kembali kondusif, meski petugas masih melakukan pengawasan untuk mencegah aksi lanjutan.

TAMENG RAKYAT
Chat with us on WhatsApp