Ramah dan Cantik Pegawai SPBU Manukan Tuai Pujian

Terkini 09 May 2026 10:02 2 min read 259 views By spam

Share berita ini

Ramah dan Cantik Pegawai SPBU Manukan Tuai Pujian
Selain berbisnis, SPBU Manukan juga peduli dengan keadaan masyarakat bawah, luar biasa!

SURABAYA // Pelayanan pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.601.34 Manukan,  mendapat acungan Jempol 3, dia dengan senyum ramah tetap melayani pengunjung yang membeli Pertalite meskipun hanya seharga Rp3000,-.

 

Sebut saja Grandong, dia bercerita kehabisan bensin di jalan saat berangkat menjemput sang anak di sekolah, sambil membonceng anak yang lainnya pula.

 

Sekitar 500 meter dari SPBU Manukan, motornya mati kehabisan bahan bakar.

 

Dia pun merogoh 5 kantong di celananya, dan hanya menemukan uang tiga ribu, sisa kembalian beli jajan anaknya tadi pagi.

 

Tolah toleh tidak ada yang ditoleh, dia pun mendorong motornya menuju SPBU Manukan.

 

"Bismillah aja mas, Alhamdulillah mbak nya melayani tanpa bertanya apapun, senyum nya manis saat mengisi pertalite ke tangki motor saya," cerita Grandong mengenang pegawai SPBU itu 

 

Pasalnya, dia bercerita pernah juga mengalami kehabisan bahan bakar, saat itu di kantongnya hanya ada uang Rp8000,-.

 

Namun, pedagang bensin eceran yang dia mintai tolong menolak menjual dengan harga delapan ribu.

 

Dia saat itu, malah disuruh beli ke POM bensin, padahal letaknya masih cukup jauh.

 

Kejadian pagi ini, Sabtu 9 Mei 2026, menunjukkan SPBU Manukan pro pada rakyat kecil. Setidaknya kinerja perusahaan tersebut telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

 

"Semoga POM Bensin Manukan semakin maju saja," doa Grandong menutup ceritanya.

 

"Seharusnya memang seperti itu, berapapun kemampuan daya beli konsumen harus tetap dilayani," ujar warga lain menimpali.

 

"Tapi Kon Ra duwe isin doooong, grandong (tapi kamu tidak punya malu-jawa)," warga itu bercanda dengan Grandong.

 

Kejadian ini tentunya sepele, namun kebijakan SPBU Manukan itu sangat membantu konsumen, yang tentunya tidak dengan sengaja berniat membeli Bahan Bakar seharga tiga ribu tersebut.

 

Dia sedang tidak membawa uang yang cukup

TAMENG RAKYAT
Chat with us on WhatsApp