Maberamo Tenggah Papua Darurat Militer
Kobakma, Papua Pegunungan — Situasi di Kota Kobakma memanas setelah terjadinya insiden pembubaran pawai kelulusan pelajar yang berujung pada tindakan penembakan terhadap sejumlah siswa SMA, pada 5 Mei 2026 (hari ini).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi di lapangan, pawai yang awalnya dilakukan dalam rangka perayaan kelulusan berubah menjadi tegang setelah aparat kepolisian menghentikan rombongan pelajar yang disebut membawa simbol bendera Bintang Kejora.
Dalam insiden tersebut, sedikitnya 6 orang pelajar dilaporkan mengalami luka tembak di bagian kaki dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, beredar pula informasi bahwa seorang anggota kepolisian mengalami luka serius hingga tidak sadarkan diri akibat kericuhan yang terjadi setelah pembubaran massa.
Wakil Bupati Mamberamo Tengah dikabarkan akan turut mendampingi proses penyelesaian kasus tersebut dalam agenda pertemuan yang dijadwalkan berlangsung besok di Polres Kobakma, guna mencari jalan penyelesaian yang kondusif dan mencegah
maberamo_tenggah
papua_darurat_militer
Related Articles