Polisi Lamban, Terduga Pelaku Pembunuh ASN Bangkalan Masih Bebas Berkeliaran

Kriminal 05 Aug 2026 20:56 2 min read 12 views By Admin User

Share berita ini

Polisi Lamban, Terduga Pelaku Pembunuh ASN Bangkalan Masih Bebas Berkeliaran
Erlan (54), terduga kuat pelaku pembunuhan terhadap Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (RYS), (50) sedang bermain billiar, foto tersebut diduga saat dia berada di Pulau Bali.

Bangkalan, tamengrakyat.my.id - Publik menyoroti lambannya kinerja kepolisian, pasalnya, telah 43 hari hingga Rabu (5/8/2026), usai penemuan jasad Ruly Yunis Setiawati (50), di dalam mobil dinasnya di Bandara Juanda, korps seragam coklat tersebut belum berhasil menangkap Erlan (54), yang disebut sebagai terduga kuat pelaku pembunuhan terhdap Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan itu. 

 

Pengejaran oleh tim gabungan (Polresta Sidoarjo, Polda Jatim, hingga Mabes Polri) ke Tasikmalaya dan Jakarta masih nihil.

 

Sosok terduga pelaku, Erlan tercatat kelahiran Pare-pare, memiliki 1 NIK namun tercatat di 2 KK berbeda (Makassar dan Malang).

 

Kuasa hukum keluarga Ruly, Risang Bima Wijaya, menyebut proses penanganan kasus yang ditangani pihak kepolisian terkesan jalan di tempat. 

 

 "Perkembangannya masih nihil, sama seperti dua atau tiga minggu lalu. Pelakunya belum tertangkap. Pengejaran hingga Tasikmalaya dan Jakarta masih zonk," ungkap Risang Bima Wijaya, Rabu (5/8/2026).

 

Jasad Ruly sebelumnya ditemukan membusuk di dalam mobil dinas Toyota Innova di area parkir Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Rabu (24/6/2026)  

 

Licinnya pergerakan Erlan membuat penanganan kasus ini kini tidak lagi hanya ditangani Polresta Sidoarjo, melainkan sudah melibatkan Polda Jatim hingga Mabes Polri.

 

"Erlan ini mematikan seluruh media sosialnya. Dia berkelana mencari korban lewat aplikasi chating. Modusnya love scamming, bertindak seperti parasit yang menumpangi hidup lalu menguras harta korban," jelas Risang.

 

Erlan diduga bawa lari Emas 1 Kg dan Uang Ratusan Juta

 

Ruly semasa hidupnya dikenal gemar mengoleksi dan mengenakan perhiasan emas.

   

Dalam rekaman video kebersamaan terakhir di Alun-alun Kota Batu pada 19 Juni 2026, Ruly terlihat masih mengenakan belasan gelang emas.

 

Pihak keluarga menduga Erlan kabur dengan membawa lari perhiasan emas milik korban yang ditaksir mencapai lebih dari 1 kilogram, serta uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang sedianya disiapkan korban untuk membelikan rumah.

 

Hingga saat ini, tim gabungan kepolisian masih terus melacak keberadaan Erlan guna membongkar motif pasti di balik tewasnya pejabat Pemkab Bangkalan tersebut.

 

Tabir misteri kematian Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman Rakyat (PRKP) Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50), hingga hari ke-43 masih belum terpecahkan. (spam) 

TAMENG RAKYAT
Chat with us on WhatsApp